Pages

Senin, 24 Maret 2014

Hamil? Melahirkan? Ngeri!

Hamil dan melahirkan.

Dua hal yang bisa dilakukan hanya oleh perempuan.

Sebelum ini, kalau ada yang bertanya tentang apa yang aku rasakan saat hamil, aku cuma menjawab satu kata: berat.
Sedangkan pertanyaan tentang kesan melahirkan, jawabanku cuma: antara hidup dan mati.
Dari situ saja sudah bisa terbaca kan, apa yang ada di dalam otakku tentang dua hal tersebut?
Orang cuma melihat aku punya anak empat, dan sekarang hamil anak kelima. Nggak banyak yang peduli apa yang aku rasakan -atau dirasakan oleh banyak ibu lain-, terutama saat hamil dan melahirkan.

Empat anakku lahir dengan proses 'normal'. Normal disini maksudnya sesuai dengan standar medis ya, vaginal birth, bukan sectio caesaria. Dua anak pertama diinduksi. Dua anak terakhir tanpa induksi. Kontraksi sakit luar biasa, terutama setelah bukaan tiga. Mengejan sepenuh tenaga, robek lebar, keempatnya jahit obras.

Normal kan?

Tapi sejak pertama kali melahirkan sampai yang keempat, aku tak pernah menganggapnya sebagai sesuatu yg normal. Kehamilan selalu aku rasakan sebagai sesuatu yang berat dan capek. Melahirkan adalah saat meregang nyawa. Dua hal itu selalu menyisakan traumatik berat dalam diriku.
Pasca kelahiran anak pertama, aku bahkan kena post partum depression, yang baru aku sadari jauh setelahnya, diikuti usaha memulihkan diri sendiri yang nggak mudah.

Waktu hamil anak ketiga, aku mengenal hypnobirthing dan berusaha menerapkannya. Tapi sepertinya kesan negatif tentang hamil dan melahirkan yang sebelumnya sudah terlanjur tertanam kuat di bawah sadarku, sehingga afirmasi yang berusaha aku tanamkan nggak terlalu berbuah baik. Tetap sakit luar biasa saat kontraksi, mengejan sepenuh tenaga, (lagi-lagi) robek dan jahitan obras.

Karena itu, selepas melahirkan anak ketiga, kesanku tentang hamil dan melahirkan tetap nggak berubah, serta masih berlanjut sampai hamil-melahirkan anak keempat.

Saat hamil anak kelima, sempat 'ketenggengen' pada awalnya (apa bahasa Indonesianya ya?). But it's okay, aku akan jalani. Secara psikologis, memang lebih berat. Aku lebih sensitif, lebih sering nangis. Sepertinya hormon cortisol (hormon sedih) jadi banyak diproduksi. Padahal saat hamil, yang dibutuhkan adalah hormon oxytocin (hormon cinta).

Hal-hal menyakitkan mulai terbayang-bayang lagi. Kontraksi yang sakit. Mengejan sepenuh tenaga. Sobek lebar. Jahitan. Sampai-sampai aku berencana mengambil ILA (persalinan normal dengan anestesi) agar nggak terasa sakitnya kontraksi. Tapi Dr Prita bilang, ILA membuat ibu nggak merasa pingin ngejan, bahkan kadang bayinya juga kena efek anestesi, jadi lemes, dan akhirnya bayi harus divacum.  Hadeh, tambah takutlah. Aku juga mempertimbangkan untuk operasi saja. Anak terakhir. Sekalian MOW. Rasanya sudah capek bersakit-sakit. Tapi dokter menyarankan normal saja. MOW bisa besoknya. Gimanapun, nggak ada apapun yang mengindikasikan aku harus operasi. Cuma nggak pingin sakit lagi.

Untungnya, bagiku kehamilan ini adalah yang paling istimewa. Perasaan spesial ini yang menopangku untuk bertahan, yang tampaknya merangsang produksi hormon oxytocin yang membantuku merasa bahagia dan bersyukur. Setidaknya, ini cukup untuk mengimbangi saat-saat cortisol muncul.

Suatu hari, aku terdampar di grup FB Gentle Birth untuk Semua. Dan dimulailah pencarianku tentang gentle birth. Baca dan nonton youtube. Sampai akhirnya aku mendapatkan apa yang aku cari: kehamilan dan persalinan yang ramah fisik dan ramah jiwa. Kembali ke alam. Bagaimana alamiahnya proses persalinan. Bahwa persalinan sebenarnya adalah proses alami yang seharusnya minim intervensi medis. Bahkan mengejanpun nggak diperlukan. Dan kebanyakan operasi caesar sebenarnya nggak perlu dilakukan.

Rasanya jadi kembali punya harapan.

Lalu bertemulah aku dengan Mbak Nurul Aini (FB: bidanku), praktisi gentle birth di Malang, yang sudah terakreditasi melakukan water birth, dan mendukung lotusbirth juga (setahuku belum ada RS di Malang yang melakukan lotus birth. RS Mardi Waluyo, satu-satunya RS yang ada fasilitas water birth, juga belum mempraktekkan lotus birth). Rasanya seperti merasakan hujan setelah kemarau bertahun-tahun.

Okelah, aku putuskan untuk full gentle birth (water birth+lotus birth) di tempat Mbak Nurul saja. Termasuk ikut prenatal yoganya.
Tugasku sekarang adalah afirmasi, menyembuhkan trauma melahirkan yang menumpuk sebelumnya. Untuk yang satu ini, aku mau berguru langsung ke Mas Reza Gunawan (suami Mbak Dewi Lestari) aja di Jakarta sana. Mumpung masih ada waktu.

Oya, dari Mbak Nurul, aku dapat fotokopian buku-buku Ibu Robin Lim, bidan praktisi gentle birth di Bali yang barusan dapat penghargaan CNN Heroes.




Ini buku-bukunya (Ibu Alami, Anak Alami dan ASI Eksklusif Dong). Buat yang kepingin dapat, bisa kontak aku, cuma ganti ongkos fotokopi sama ongkir aja. Buku-bukunya bagus banget. Bahkan yang belum hamilpun perlu baca. Yang lagi hamil, wajib deh kayaknya.

Dan buat yang perlu referensi biaya water birth di Malang, ini biaya di RS Mardi Waluyo (sori sedikit kucel :-D):



Kalo dengan Mbak Nurul, tergantung tempat: home birth sekitar 2 juta, sedangkan di Polindes Dadaprejo tempat Mbak Nurul praktek, biayanya cuma separuhnya.

Murah kan?

Oya selain Mbak Nurul, ada dua bidan lain yang juga praktisi gentle birth di Malang, satu di Batu, satu di Plaosan.

Gentle birth selalu sepaket sama IMD ya, jadi bener-bener ajak kita balik ke semua kealamian proses ini: mengandung, melahirkan dan menyusui.

Buat yang nggak mau punya anak cuma karena biayanya mahal, think twice deh.. Kembalilah ke alam dan lupakan susu formula (ah jadi inget kemarin habis ke Bouchi dan ngeliat gunungan susu formula. Begitu besarnya pasar sufor. Pingin nangis liatnya. Mungkin kali lain bakal nulis khusus soal ini).  

So, let's back to nature. Let's do gentle birth!!


Buat teman-teman di Madiun, maaf ya, kayaknya aku batal melahirkan disana. Aku belum dapat referensi nakes yang praktisi gentle birth di Madiun. Tapi diusahakan sempat mampir setelah pulang dari Jakarta. Kangen lecepnya nggak nahan oiii!

Edit to add:

Mbak Nurul bidan bisa dihubungi di ainfree@yahoo.com atau 082244536666 sesuai komentar beliau di bawah. 

Yang minta fotokopi buku ibu Robin Lim bisa kirim email ke mustikadh@yahoo.com ya. Thanks.

33 komentar:

  1. wah,, menarik sekali mak,, mau dong mak, untuk bukunya. Buat belajar di 3 tahun kedepan, infoin biaya by email ya mak arinian87@gmail.com.. makasih mak

    BalasHapus
  2. mba minta alamat dan no tlp tempat praktek bidan nurul dunk?infoin ke diniharlia@gmai.com or sms ke 085279013758
    makasih banayk

    BalasHapus
  3. Mbaaa. Aku mau copy annya...
    Ini email ku.
    Marlina.tiara@gmail.com
    No tlp 08980377390
    Makasih infonya. Semoga anaknya sehat terus. :)

    BalasHapus
  4. bun, mau dong fc bukunya.. tolong hubungi sy, pin bb 7D402F5F

    BalasHapus
  5. mbak salam kenal... bisa minta alamat dan no telp bidan nurul dan bidan yg ada di batu ya. bs di email saya dhapsari8@gmail.com atau hp/WA 081 2353 26 347. Terima Kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bidan Nurulnya udah komen di bawah ya mbak, silakan kontak

      Hapus
  6. Mbak saya vivi buku foto copy dr ibu robin masih gak ya mbak kalo masih ini pin saya mbak 58875175

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini kayaknya bukunya udah nyampe deh, hehehe

      Hapus
  7. Assalaamu'alaykum Mbak Tika, Saya boleh minta kirimin fc Buku Bu Robin mbak? skrg lg hamil 2 bln, punya pin BB mba? mau banget nnti waterbirth ini nmer pin BB saya 5D786039. Syukron mbak Tika salam kenal ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumussalam. Udah di add pinnya. Salam kenal juga ;-)

      Hapus
  8. Halo Mbak Tika senang rasanya membaca kisahnya, saya juga sedang hamil. Boleh minta tolong kirim fc buku Ibu Robin? Ini Sandra, pin Bb nya 5FD6C505 ditunggu ya, terima kasih ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo juga, terima kasih sudah berkunjung. Oke mbak..

      Hapus
  9. Mbak sy mau tny alamat bidan pro gentlebirth di kota batu.ini email sy ferisa.octaria@gmail.com
    Sblmx trima ksh bnyk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada di atas mbak, komentarnya mbak Nurul. Bisa hubungi beliau di ainfree@yahoo.com atau 082244536666

      Hapus
  10. assalamu'alaikum mbak tika, saya faricha di malang mbak. saya tertarik sama gentle birth, saat ini saya hamil 5 bulan dan saya berminta FC bukunya ibu robin lim. ini cp saya 082233601200

    BalasHapus
  11. Assalamu'alaikum mbak Tika. Aku Winni, di malang juga mbak. Baruuuu aja baca postingan mbak yg ini, skrg aku hamil sdh memasuki 7bln. Dan masih bingung mau melahirkan dmn dgn metode apa. Trs googling2 ttg gentlebirth, dan nemu blog mbak. Tlg pencerahannya mbak, boleh berbagi saran mbak, krna selama hamil ini emosi aku labil bgt. Jadi ngerasa takut bgt sama persalinan normal. Boleh mbak ya, email ke : winnieindera48@gmail.com atau WA 089679201997 . Makasih mbak.

    BalasHapus
  12. Hi Mba Tika, senang sekali mambaca blog ini dan memberi harapan untuk melahirkan secara gentle birth. Saya mau fotocopynya boleh Mba? berikut email saya ya salsavinandita@gmail.com / 081325366091 terima kasih Mba Tika :)

    BalasHapus
  13. halo mba tika, salam kenal saya uni di malang, baca blog ini berasa oase di padang pasir..saya bumil dengan plasenta previa, lagi galau untuk memberi afirmasi positif pada diri sendiri dan adik bayi, karena pingiiinnn banget untuk lahiran dengan (berharap bisa normal) nyaman dan tenang.boleh minta alamat praktek bidan nurul dan fotokopi bukunya robin lim mba?email saya :ni.uni88@gmail.com/ 085649922556 (WA), 081285110989

    BalasHapus
  14. Assalamuaikum mbak Tika, berkenankah membagi foto copy buku gentle birthnya, saya ingin lebih tahu tentang gentle birth karena kelahiran anak pertama saya secara sc sekarang ingin sekali bisa normal, e-mail: ikawati.silvi@gmail.com, wa: 085607202220

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumussalam, hai mbak Silvi. WA yaa

      Hapus
  15. Wah Mbak Tika, terimakasih untuk sharingnya yahhh
    Paling nggak, bisa bekal untukku nantinya
    Aminnn heheee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masama mbak, mungkin sekarang udah ada perkembangan, aku nggak ngikuti, hehe

      Hapus
  16. Wah menarik sekali mak... dijual di gramedia kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enggak, free copy dan sebar dari Bu Robin

      Hapus

Haii, salam kenal. Terima kasih sudah berkunjung. Silakan komentar di sini yaa.

 

Blogger FLP

FLP

Blogroll

Blogger templates

About