nav#menunav { border-bottom: 1px solid #e8e8e8; }

Press Conference Film Srimulat: Hil yang Mustahal, Mari Tertawa Bersama MNC Pictures dan IDN Pictures

tikacerita.com,- Siapa yang tak kenal dialog di bawah ini:

“Nanti kalau saya almarhum, sawah di belakang rumah jangan dijual ya.”

“Lho, kenapa, Pak?”

“Soalnya itu bukan sawah kita.”


srimulat: hil yang mustahal


Atau dialog ini:


“Kangenku sama kamu itu kayak bis Sumber Kencono.”

“Lho, kok bisa?”

“Makin malam makin ugal-ugalan.”


Atau yang ini:


“Kenapa mencuri kerbau?”

“Lho, saya nggak mencuri, Pak. Saya Cuma nemu tali, lalu talinya saya ambil, eh ternyata kerbaunya ikut.”


Atau juga yang ini:


“Kamu kok nggak segera nikah to.”

“Kan katanya jodoh itu di tangan Tuhan.”

“Trus kenapa?”

“Ya saya nggak berani ngambil to..”


Yak, Anda benar, itu adalah dialog-dialog khas Srimulat. Kelompok kesenian tradisional yang lahir di Surakarta pada tahun 1950 begitu populer sehingga jokes-nya seakan sudah menyatu dengan keseharian kita. 

Pada mulanya grup yang didirikan oleh Raden Ayu Srimulat dan Teguh Slamet Rahardjo ini mengadakan pertunjukan dengan cara berkeliling dari satu kota ke kota lain. Pada tahun 1961, mereka mulai manggung secara tetap di THR Surabaya.

Sekitar  tahun 1980, Srimulat mulai merambah ke layar kaca. TVRI memberikan waktu khusus untuk penampilan khas mereka. Sayangnya tayangan ini mulai kehilangan peminat seiring banyaknya pilihan acara lain dan akhirnya Srimulat resmi dibubarkan pada tahun 1989.

Pada bulan Agustus 1995, Gogon mengusulkan reuni Srimulat dan ternyata acara ini berhasil menarik perhatian banyak penonton.  Indosiar kemudian memberikan panggung untuk mereka dan Srimulat kembali tayang di stasiun televisi tersebut pada tahun 1995 hingga 2003.

MNC Pictures dan IDN Pictures percaya bahwa Srimulat tak pernah kehilangan puluhan juta penggemarnya, sehingga pada tahun ini keduanya berkolaborasi mengangkat Srimulat ke layar lebar. Kolaborasi ini bermula saat Cuk FH yang merupakan penulis naskah film komedi, mengajak Titan Hermawan, direktur utama MNC Pictures untuk bekerjasama membawa grup komedi legendaries ini ke dalam film dengan tajuk Srimulat: Hil yang Mustahal.

Seperti yang kita ketahui, kata-kata ‘Hil yang Mustahal’ adalah ciri khas Asmuni, salah seorang anggota Srimulat. Nyaris semua anggota Srimulat mempunya ciri khas masing-masing. Selain Asmuni, kita mengenal Tarzan yang selalu berperan menjadi abdi negara, Mamiek dengan ‘Mak bedunduk’ dan ‘Mak jegagik’-nya, Gogon dengan gaya berdiri dan duduknya yang selalu melorot, dll. 

Kali ini, dalam film layar lebar, tokoh-tokoh Srimulat tersebut akan diperankan oleh para aktor, diantaranya:


srimulat: hil yang mustahal


1. Elang El-Gibran sebagai Basuki,

2. Ibnu Jamil sebagai Tarzan,

3. Big One sebagai Gepeng,

4. Erick Estrada sebagai Tessy,

5. Dimas Anggara sebagai Timbul,

6. Morgan Oey sebagai Paul,

7. Rifnu Wikana sebagai Asmuni,

8. Rukman Rosadi sebagai Teguh,

9. Zulfa Maharani sebagai Nunung,

10. Rano Karno sebagai Babeh Makmur,

11. Naimma Aljufri sebagai Ana,

12. Indah Permatasari sebagai Royani, dan

13. Erica Carl sebagai Jujuk.


srimulat: hil yang mustahal
Para pemain Srimulat: Hil yang Mustahal


Para pemain Srimulat: Hil yang Mustahal tersebut tampil dalam Press Conference yang diadakan pada tanggal 6 Desember 2021.

MNC Pictures dan IDN Pictures bertekad membawa semangat nasionalisme ke dalam film garapan mereka dan mereka yakin bahwa film ini cocok menjadi hiburan bagi semua generasi, sekaligus menegaskan bahwa kedua perusahaan tersebut akan selalu menginspirasi dan memberi dampak positif bagi masyarakat terutama Milenial dan Gen Z.


srimulat: hil yang mustahal
Para pemain, produser dan sutradara Srimulat: Hil yang Mustahal bersama tim MNC Pictures dan IDN Pictures


Winston Utomo, CEO IDN Media sangat berharap wajah-wajah baru dalam Srimulat: Hil yang Mustahal dapat menghidupkan kembali karakter-karakter legendaris Srimulat sekaligus menghibur dan menginspirasi masyarakat khususnya Milenial dan Gen Z. Menurutnya sudah saatnya masyarakat kembali tertawa bersama film komedi yang dihadirkan oleh MNC Pictures dan IDN Media ini.


srimulat: hil yang mustahal
Tim MNC Pictures dan IDN Pictures. Ki-ka: Filriady Kusmara (Direktur MNC Pictures), Fajar Nugros (Sutradara Srimulat The Movie dan Head of IDN Pictures), William Utomo (COO IDN Media), Winston Utomo (CEO IDN Media), Susanti Dewi (Produser Srimulat The Movie dan Head of IDN Pictures), Eko Saputro (Anak dari pendiri Srimulat, Teguh Slamet Rahardjo), Titan Hermawan (Direktur Utama MNC Pictures), Emilka Chaidir (Head of Movie MNC Pictures)


Titan Hermawan, Direktur Utama MNC Pictures, percaya bahwa Srimulat adalah kelompok legendaris yang sudah menjadi panutan dan sumber inspirasi para pelawak lintas generasi, bahkan komedian masa kini sekalipun. Banyak diantara Milenial dan Gen Z yang mengenal guyonannya tetapi tidak tahu siapakah yang membawa guyonan tersebut. Film Srimulat: Hil yang Mustahal ini sekaligus mengenalkan kepada mereka profil para pemain Srimulat.


Baca juga: Short Film Competition Sundance Film Festival, Asia 2021: Rangkaian Acara Istimewa untuk Sineas Indonesia


Susanti Dewi, Head of IDN Pictures dan Produser Film Srimulat, melihat bahwa para pemain yang terlibat dalam pembuatan film ini sangat antusias dengan peran yang mereka mainkan. Mereka melakukan riset dan mengirimkan video screen test secara online karena belum sempat hadir ke Jakarta. Mereka begitu bersemangat untuk membawa kembali nilai-nilai ke-Indonesia-an melalui film yang mengangkat grup lawak legendaris ini dan mereka pantas mendapat apresiasi karenanya. Menjaga persatuan bangsa ini bukanlah hil yang mustahal.


srimulat: hil yang mustahal
Susanti Dewi dan Fajar Nugros, produser dan sutradara Srimulat The Movie sekaligus Head of IDN Pictures


Fajar Nugros, Head of IDN Pictures dan Sutradara Film Srimulat, percaya bahwa Srimulat mewariskan tawa pada Indonesia dan tawa ini akan kembali dihidupkan melalui sebuah film bergenre komedi, yang akan mengingatkan kembali pada kita tentang mengapa kita dulu bersatu menjadi Indonesia tanpa meninggalkan jati diri kita yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Ini saatnya Indonesia kembali tertawa.

Jadi, mari kita tertawa bersama Srimulat: Hil yang Mustahal, kawan!  

 

Related Posts

9 komentar

  1. Wah bakal keren nih filmnya. Ngebaca gombalan dan guyonan di bagian awal jadi ngerasa agak tua, wkwkwk. Semoga srimulat senantiasa lestari, bukan hanya di generasi lalu, tapi juga masa kini.

    BalasHapus
  2. Penasaran. Saya nonton Srimulat sejak kecil di TVRI, tahun 1980-an. Ngetop banget waktu itu. Penasaran apakah pemain-pemain film ini bisa seperti tokoh2 zaman dulu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, srimulat ternyata sudah selama itu ya bun. Jujur saya enggak begitu tahu mereka, tapi sempat beberapa kali lihat dan suka sama banyolan yang cenderung beda sama zaman sekarang.

      Hapus
  3. Wah keren nih engga sabar mau lihat
    Aku paling ngakak tuh sama adegan yang kenapa engga nikah 🀣🀣
    Bisa dibuat alasan tuh yang tiap hari ditanyain kapan nikah 🀣🀣🀣

    BalasHapus
  4. Ini film layar lebar kak? Kapan tayangnya? Seru banget keknya.. Jadi penasaran ttg hilang mustahal ituu

    BalasHapus
  5. Jaman baheula suka ngakak legend banget, tp utk saat ini lebih suka roastingan ala Kiky kalau akuh...sip klo ada filmnya krn penggemarnya juga banyak

    BalasHapus
  6. Isssh aku kangeeen Ama jokes di atas mbaaa 🀣. Srimulat juga grub lawak fav ku bangettttt. Sampe skr pun masih ngakak kalo denger banyolan mereka.

    Agak ragu sbnrnya mau nontin movienya, tapi juga penasaran πŸ˜„. Apa bisa selucu Srimulat aslinya. Berharap sih bisa, aku lagi kangen film yg bikin ngakak pol πŸ˜„πŸ˜„

    BalasHapus
  7. Sukses untuk Film Srimulat Hil yang Mustahal.
    Pemainnya semua oke dan tidak perlu diragukan lagi kualitas aktingnya. Bersiap menonton bersama keluarga di akhir tahun nih.

    BalasHapus
  8. Setuju banget anak muda Indonesia harus dikenalkan dengan Srimulat yang seru banget lawakannya dan selalu membumi semoga filmnya sukses ya

    BalasHapus

Haii, salam kenal. Terima kasih sudah berkunjung. Silakan komentar di sini yaa.